Kado untuk Zahra

Ku lihat Zahra sedang membaca novel nya lagi. Harry Potter yang pertama. Dia memang senang membaca. Sudah sering aku melihatnya membaca berulang-ulang. Katanya itu hadiah dari ayah nya yang sudah meninggal. “Hey sudah berapa kali kau membacanya berulang-ulang?” tanya ku kepada Zahra. “Ah Reza..ganggu aja sih? Sana sana ganggu aja sih lo!” katanya judes. “yee.. jadi gua ganggu, maaf deh. Emang lo gak bosen apa baca yuh buku berulang-ulang?” tanya ku padanya. “Bukan urusan lo ! sana lo pergi ah!” jawabya singkat sembari mengusirku dari tempat duduk nya. “Iya iya gua pergi dah. Suatu saat gua akan beliin novel karya J.K Rowling buat lo dah.” kataku sembari pergi meninggalkan nya. “Eh gak usah gua gak mau ngerepotin lo.” Katanya.

Ya aku menyukainya karena Zahra itu cuek, pintar, dan suka sekali membaca. Ku lihat kalender di hape ku. Sekarang tanggal 3 Mei, dan Zahra ulang tahun tanggal 26 Mei. Hemm.. sebentar lagi Zahra akan ulang tahun. Kado apa yang harus aku berikan kepada nya? Novel Harry Potter yang ke dua, tiga atau berikutnya lagi? Sedangkan uangku tak cukup untuk membelinya. Tetapi aku tahu Zahra pasti bosan membaca nya. Jika ku ajak dia menonton film nya ia pun tak kan mau. Karena aku sudah pernah mengajak nya waktu itu. Katanya hanya membuang-buang uang saja.

Aku pun pulang ke rumah. Ku lihat mama sedang memasak. Hemm.. ku langkahkan kakiku ke kamarku, dan kurebahkan tubuhku di kasurku yang empuk ini. Huahh..sepertinya aku mengantuk. Aku pun tertidur.

Setelah tidur aku pun terbangun lagi. Aku memikirkan kado apa yang akan ku berikan pada Zahra? Akhirnya ku putuskan untuk membelikannya sebuah novel karya J.K Rowling dengan cara menabung. Mungkin dengan cara ini aku dapat membelikannya. Aku tak tahu apa Zahra akan menerimanya atau tidak.

Hari-hari berjalan seperti biasanya. Hanya saja setiap hari aku membawa bekal makanan dari rumah untuk menabung untuk membelikan kado untuk Zahra. Mama pun heran kenapa aku sekarang suka membawa bekal makanan dari rumah. Tapi aku menjawab agar lebih irit saja. Aku tak mau mama tahu kalau aku ingin membelikan Zahra sebuah novel. Tanggal 21 uangku sudah cukup untuk membelikan Zahra novel, ditemani Iqbal aku pergi ke salah satu toko buku di Jakarta Timur. Iqbal itu sahabatku. Ia pun tau kalau aku menyukai Zahra. Setelah selesai membeli kado untuk Zahra, dan sudah membungkusnya. Kami pun pulang, selagi aku menyebrang hampir saja aku tertabrak oleh Honda Jazz (asik keren), dan aku pun menyingkir kebelakang. Tiba-tiba.. steeeettt.. aku tertabrak motor. Sesaat aku sadar. Lalu semua gelap, aku tak sadarkan diri.

Tiba—tiba aku sudah berada di rumah sakit. Ku lihat mama,dan Iqbal sedang menangis melihat aku yang sedang koma. Tapi aku tak melihat Zahra ada di sini. Hey kemana dia?mungkin dia sudah tak peduli padaku. Aku tak tahu sejak kapan aku ada di rumah sakit ini. Aku mencoba berkomunikasi dengan mama, namun mama tak dapat melihatku. Begitu juga Iqbal.

Tiba-tiba dokter yang bertuliskan Dendy Muda N keluar dan mengabarkan kalau aku sudah tak bernyawa lagi. Lalu tangisan mama dan Iqbal pun pecah. Dan Iqbal mengabarkan ke teman-temanku termasuk Zahra kalau aku sudah tak ada lagi. 1jam kemudian Zahra datang, dan aku melihat ia menangis, lalu Iqbal memberikan bungkusan yang berisi novel yang sempat ku beli untuk Zahra. Lalu Zahra pun membukanya. Tetes demi tetes air mata meleleh dipipinya. Dilihatnya tulisanku di dalam buku itu “Selamat ulang tahun ya Zahra, maaf cuma bisa kasih ini. Jangan lupain Reza ya Zahra”. Hanya tulisan itu. Lalu Zahra teringat kalau hari ini ia sedang berulang tahun. Ia pun menangis dan berkata “terima kasih Reza, terimakasih akan semuanya. Harry Potter ini kenang-kenangan yang gak akan Zahra lupain deh.” Katanya dalam hati. Lalu Zahra memeluk kado pemberianku erat.

Setelah itu aku dimakamka. Udah cepetin aja dah.

Hari ini genap 1 tahun Reza meninggal, novel pemberian nya pun terbuka, tak ada angin disini. Aku tahu ia ada di sini. “terima kasih Reza” kataku. Dan lembaran-lembaran kertas Harry Potter pun tertutup.

Advertisement

One Comment (+add yours?)

  1. enggar
    Dec 25, 2011 @ 14:34:32

    Mana cerpen baru-nya? :)

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.